SURABAYA, Sabtu (29/8/2026) — Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Itjen Kemenimipas) menggelar Pendampingan Pembangunan Budaya Integritas (PBI) serta Uji Petik Kertas Kerja Anugerah Pembangunan Budaya Integritas (APBI) 2026 pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Dalam agenda pendampingan PBI, Tim Itjen meninjau lima Satker Pemasyarakatan di Jawa Timur, yakni Lapas Jember, Lapas Mojokerto, Rutan Gresik, Lapas Ngawi, dan Lapas Tuban. Peninjauan mencatat sarana dan prasarana di seluruh unit telah memadai berbasis HAM, berhasil mempertahankan rekor pengaduan nihil, serta konsisten menerapkan inovasi digital seperti sistem cashless, pendaftaran kunjungan online, digitalisasi layanan integrasi, hingga patroli Guard Tour System (JWM).
Pada saat yang sama, Itjen Kemenimipas menggelar Uji Petik Kertas Kerja APBI 2026 bersama jajaran pimpinan lintas instansi guna menyusun instrumen penilaian yang valid dan akuntabel. Forum ini diproyeksikan sebagai dorongan moral sekaligus stimulan bagi seluruh insan imigrasi dan pemasyarakatan dalam menumbuhkan budaya kerja yang bersih. Inspektur Wilayah I Kemenimipas menekankan peran strategis APBI sebagai tolok ukur objektif kesiapan Zona Integritas.
"Output dari kegiatan ini, Satker akan mendapatkan apresiasi berupa APBI Pratama yang sejajar dengan WBK, serta APBI Madya yang sejajar dengan WBBM bagi yang berhasil mendapatkan Anugerah APBI.
Harapan kami, pada tahun 2027 satuan kerja dapat tetap berkomitmen secara konsisten melakukan pembangunan Zona Integritas," tegas Irwil I.
Sebagai penutup, kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan Berita Acara Pendampingan PBI secara simbolis kepada jajaran pimpinan wilayah dan kepala satuan kerja. Itjen juga menerbitkan rekomendasi strategis agar Kakanwil melakukan pembinaan dan evaluasi ketat terhadap pemenuhan dokumen RAT RB (B03, B06, B09), serta menugaskan para Kasatker segera menindaklanjuti seluruh catatan teknis tersebut.